fbpx

Lesson 6 – What’s Your Phone Number?

Setelah satu jam penerbangan, sampailah pesawat yang ditumpangi Adam, Sophie dan David ke tujuan mereka yaitu pulau Bali.

belajar angka bahasa inggris

Credit image by sportourism.id

Di area kedatangan mereka pun bersiap untuk berpisah.

  • Adam: ‘Okay David, Sophie, see you again.’
  • Sophy: ‘See you again, Adam. Very nice to meet you.’
  • Adam: ‘Very nice to meet you all, too.’

Kemudian Sophy bergegas ke toilet.

  • David: ‘By the way, what’s your phone number, Adam? Maybe we can meet again next time.’ (Ngomong-ngomong, berapa nomor teleponmu, Adam? Mungkin kita bisa ketemu lagi lain kali.)
  • Adam: ‘Oh, sure. My phone number is 082228112373.’ What’s your phone number? (Oh, tentu. Nomor teleponku 0812 1727 3077)
  • David: ‘Thanks. My phone number is 085854862005.’
  • Adam: ‘Sorry, can you repeat?’ (Maaf, bisakah kamu ulangi?)
  • David: Okay. It’s zero-eight-five, eight-five, four-eight-six, two-zero-zero-five.’
  • Adam: ‘And Sophie’s? What’s her phone number?
  • David: Her phone number is 082228112393 .’
  • Adam: ‘Thanks, David. Good-bye.’
  • David: ‘Bye.’

cardinal and ordinal numbersPembelajar bahasa Inggris yang baik,

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak lepas dari angka. Entah itu nomor telepon, nomor rumah, jumlah uang, dan lain sebagainya. Benar, ya?

Nah, kali ini kita akan mempelajari angka atau bilangan yang ada dalam bahasa Inggris.

Perhatikan…

Continue reading

Lesson 5 – Relationships

Saya awali pelajaran kali ini kembali ke kisah tentang Adam, David dan Sophie yang berada dalam satu pesawat terbang. Masih ingat, kan?

possessive adjectives

Tak disangka-sangka di dalam pesawat tersebut Adam bertemu dengan Peter, tetangganya.

  • Peter: ‘Adam, hi! What a surprise to see you here!(Adam, hai! Sungguh sebuah kejutan melihatmu di sini!)
  • Adam: ‘Oh, hi Peter. Glad to see you.(Oh, hai Peter. Senang bertemu kamu.)
  • Peter: ‘Glad to see you, too. Are you alone?(Senang bertemu kamu juga. Apakah kamu sendirian?)
  • Adam: ‘Yes, I am. But I have new friends.(Ya, benar. Tapi aku punya teman-teman baru.) Kemudian Adam memperkenalkan Peter kepada David dan Sophie.
  • Adam: ‘Peter, this is Sophie and this is her brother David. They are my new friends.(Peter, ini Sophie dan ini kakaknya, David. Mereka teman-teman baruku.)
  • Peter: ‘Hello, nice to meet you Sophie, and nice to meet you David.(Halo, senang bertemu kamu Sophie dan senang bertemu kamu David.)
  • David & Sophie: ‘Nice to meet you, too Peter.(Senang bertemu kamu juga, Peter.)
  • Adam: ‘Peter is my neighbor.(Peter tetanggaku.)
  • Sophie: ‘Your neighbor?’ Oh, what a nice coincidence.(Tetanggamu? Oh, sungguh sebuah kebetulan yang menyenangkan.)
  • Adam: ‘Yes, it is. By the way, Peter is a great singer. His voice is awesome.(Ya, memang. Ngomong-ngomong, Peter seorang penyanyi hebat. Suaranya keren.)
  • David: ‘Wow. That’s great. Our hobby is listening to music. Maybe you can sing for us.(Wow, hebat. Hobi kami mendengarkan musik. Mungkin kamu bisa bernyanyi untuk kami.)
  • Peter: ‘Hahaha, sure. Maybe next time.’ (Hahaha, tentu. Mungkin lain kali.)

Continue reading

Lesson 4 – English Alphabet

belajar english alphabetSiang ini saya berada di sebuah lobby salah satu hotel yang ada di bilangan Kuta, Bali. Sambil sesekali menyeruput hangatnya segelas lemon tea, pandangan saya tertuju pada layar laptop bersiap melanjutkan panduan belajar bahasa Inggris ini.

Sejuknya hembusan semilir AC yang menerpa kulit saya ditunjang empuknya sofa seolah menambah kenyamanan interior hotel yang didominasi warna putih dan bertabur dekor Roman klasik tersebut.

Tapi sayangnya hal itu tidak berlangsung lama.

Konsentrasi saya terusik oleh pasangan bule dan dua anak balitanya yang mendadak masuk melalui pintu kaca utama hotel. Bapak dan ibunya sih fine-fine saja, tapi lengkingan dan rengekan anak laki-laki dan adiknya itu yang bikin saya ilfil. Duh!

“Daddy, Daddy, I’m hungry!” si kakak tak henti menarik lengan sang ayah. Lapar tampaknya.

“Mommy, mommy, mommy..!” rengek sang adek sambil terus bergelayut di dekapan ibunya. Entah minta apa.

Meski agak sedikit jengkel karenanya, saya menyadari bahwa itulah hal normal yang terjadi dalam dunia anak-anak. Tertawa dan menangis. Tak jarang pula kerap teriak-teriak berbekal vocab seadanya.

Namun itulah faktanya. Secara alamiah bayi dan balita akan belajar berinteraksi dan berkomunikasi sesuai kodrat mereka. Berawal dari mendengarkan senandung dan sapaan dari mama papa. Di berbagai belahan dunia manapun, saya yakin, orangtua tidak pernah mengajarkan atau memperkenalkan huruf ketika bayinya baru lahir, tapi langsung mengajak ngomong. Betul ya? Kata demi kata. Sampai akhirnya mereka berhasil merangkai kalimat sederhana.

Dan setelah beranjak dewasa, barulah kita mengenalkan bentuk-bentuk bermakna yang kita namakan: abjad.

Berbekal fakta itulah di lesson 4 ini kita akan mempelajari English Alphabet alias abjad kalau dalam bahasa Indonesia.

Lho, kok tidak diberikan di Lesson 1, Sir? Kok baru di Lesson 4?

Pembelajar bahasa Inggris yang baik,

Sudah kita singgung sebelumnya bahwa ketika bayi beranjak dewasa, mereka memulai berkomunikasi dengan mendengar terlebih dahulu. Benar ya? Setelah itu mereka belajar menirukan alias berbicara. Nah, setelah mereka mampu barulah ada tahapan mengenal huruf alias mulai belajar membaca.

Kita coba menirukan tahapan di atas. Lagipula kalau saya berikan pelajaran alphabet ini di awal mungkin Anda cepat bosan,  hehe…

Continue reading

Singular And Plural Nouns

Perbedaan singular dan plural noun

Ngomong-ngomong Anda punya berapa motor di rumah? Satu, dua, tiga atau lebih mungkin?

Kalau ada satu, kemungkinan Anda akan bilang: Saya punya satu/sebuah motor. Kalau ada dua, bisa jadi Anda akan ngomong: Saya punya dua motor. Kalau tiga? Saya punya tiga motor.

Mudah ya. Hehe.

Bagaimana dalam bahasa Inggris?

singular dan plural nounSebelum membahas lebih jauh, yuk kita bedakan dulu kata benda yang ada.

Kata benda atau noun dalam bahasa Inggris ada dua: Singular dan Plural.

Sesuai namanya, singular noun (kata benda tunggal) digunakan untuk benda yang jumlahnya satu. Sedangkan plural noun (kata benda jamak) dipakai untuk benda yang jumlahnya lebih dari satu.

Continue reading

error: Content is protected !!