fbpx

Lesson 4 – English Alphabet

belajar english alphabetSiang ini saya berada di sebuah lobby salah satu hotel yang ada di bilangan Kuta, Bali. Sambil sesekali menyeruput hangatnya segelas lemon tea, pandangan saya tertuju pada layar laptop bersiap melanjutkan panduan belajar bahasa Inggris ini.

Sejuknya hembusan semilir AC yang menerpa kulit saya ditunjang empuknya sofa seolah menambah kenyamanan interior hotel yang didominasi warna putih dan bertabur dekor Roman klasik tersebut.

Tapi sayangnya hal itu tidak berlangsung lama.

Konsentrasi saya terusik oleh pasangan bule dan dua anak balitanya yang mendadak masuk melalui pintu kaca utama hotel. Bapak dan ibunya sih fine-fine saja, tapi lengkingan dan rengekan anak laki-laki dan adiknya itu yang bikin saya ilfil. Duh!

“Daddy, Daddy, I’m hungry!” si kakak tak henti menarik lengan sang ayah. Lapar tampaknya.

“Mommy, mommy, mommy..!” rengek sang adek sambil terus bergelayut di dekapan ibunya. Entah minta apa.

Meski agak sedikit jengkel karenanya, saya menyadari bahwa itulah hal normal yang terjadi dalam dunia anak-anak. Tertawa dan menangis. Tak jarang pula kerap teriak-teriak berbekal vocab seadanya.

Namun itulah faktanya. Secara alamiah bayi dan balita akan belajar berinteraksi dan berkomunikasi sesuai kodrat mereka. Berawal dari mendengarkan senandung dan sapaan dari mama papa. Di berbagai belahan dunia manapun, saya yakin, orangtua tidak pernah mengajarkan atau memperkenalkan huruf ketika bayinya baru lahir, tapi langsung mengajak ngomong. Betul ya? Kata demi kata. Sampai akhirnya mereka berhasil merangkai kalimat sederhana.

Dan setelah beranjak dewasa, barulah kita mengenalkan bentuk-bentuk bermakna yang kita namakan: abjad.

Berbekal fakta itulah di lesson 4 ini kita akan mempelajari English Alphabet alias abjad kalau dalam bahasa Indonesia.

Lho, kok tidak diberikan di Lesson 1, Sir? Kok baru di Lesson 4?

Pembelajar bahasa Inggris yang baik,

Sudah kita singgung sebelumnya bahwa ketika bayi beranjak dewasa, mereka memulai berkomunikasi dengan mendengar terlebih dahulu. Benar ya? Setelah itu mereka belajar menirukan alias berbicara. Nah, setelah mereka mampu barulah ada tahapan mengenal huruf alias mulai belajar membaca.

Kita coba menirukan tahapan di atas. Lagipula kalau saya berikan pelajaran alphabet ini di awal mungkin Anda cepat bosan,  hehe…

Continue reading

Lesson 3 – Are They Superheroes?

Hello. How are you doing?

My name’s Stanley. I’m an English teacher.

What’s your name? What do you do?

Saya yakin seulas senyum akan terlukis di wajah Anda setelah membaca atau mendengar pertanyaan di atas. Keciil. Dan sejurus kemudian Anda langsung menjawab gagah:

Hi. I’m fine!

My name’s Boim. I’m a taxi driver.

Well done! Mantap!

Jika Anda telah melahap Lesson 1 dan Lesson 2 sebelumnya – sekaligus sering PRAKTEK, tak ayal bagaimana cara greeting, bertanya nama maupun pekerjaan dalam bahasa Inggris akan otomatis terpatri di otak Anda. Alhasil, jawaban spontan dan benar akan terlontar seketika.

Keep practicing. Teruslah berlatih. Itu kuncinya.

Sesibuk Anda, seabrek apapun kerjaan yang musti dilakoni tiap hari, tetap carilah celah untuk belajar. Ndak ada cara instan. Sim salabim besok lancar. No! Mie instan saja perlu direbus, dimasak dulu sebelum disantap. Belajar bahasa Inggris juga demikian adanya.

Kalau perlu, cari teman atau partner yang mau diajak berlatih ngomong Inggris. Dan lakukan SESERING MUNGKIN.

Kalau Anda tidak punya partner untuk berinteraksi, Anda bisa mencoba menjadi ‘dua orang’ atau ‘tiga orang’ yang berbeda. BERSINERGI DENGAN DIRI SENDIRI istilah kerennya. Seperti yang dulu biasa saya lakukan waktu berlatih belajar berbahasa Inggris. Jadi seolah-olah Anda sedang bercakap-cakap dengan ‘orang lain’.

Continue reading

Lesson 2 – What Do You Do?

Masih ingat dengan Adam yang bertemu Sophie dan kakaknya David di bandara sebelumnya? Ternyata mereka satu pesawat dan satu tujuan.

And guess what? Tempat duduk mereka ternyata bersebelahan.

belajar bahasa inggris online

  • Adam: ‘Oh, hi again Sophie and David!(Oh, hai lagi Sophie dan David.)
  • Sophie: ‘Adam, nice to see you again.(Adam, senang ketemu kamu lagi.)
  • David: ‘Yes, we’re glad to see you again.(Ya, kami senang ketemu kamu lagi.)
  • Adam: ‘Are you on vacation?(Apakah kalian sedang liburan?)
  • Sophie: ‘Yes, we are. We have some holidays.(Ya. Benar.)
  • David: ‘Adam, what do you do?(Budi, pekerjaan kamu apa?)
  • Adam: ‘I’m a teacher. And you?(Aku seorang guru. Dan kalian?)
  • David: ‘I’m an architect, and Sophie is a singer.(Aku seorang arsitek, dan Sophie seorang penyanyi.)
  • Sophie: ‘Are you an English teacher, Adam?(Apakah kamu guru bahasa Inggris, Adam?)
  • Adam: ‘Haha no, I’m not. I’m a computer teacher.(Haha bukan. Aku bukan guru bahasa Inggris. Aku guru komputer.)
  • Sophie: ‘But your English is very good.(Tapi bahasa Inggrismu bagus sekali.)
  • Adam: ‘Thanks.(Terimakasih.)
  • Sophie: ‘By the way, excuse me. I’d like to ask our flight attendant for an extra pillow. I’m very tired and sleepy. (Ngomong-ngomong, permisi. Aku mau meminta pramugari kita untuk tambahan bantal. Aku capek banget dan ngantuk.)
  • Adam: ‘Sure. Go ahead.‘ (Tentu. Silakan.)
  • Sophie: ‘Hopefully we have a good pilot and wonderful flight.’ (Mudah-mudahan kita mendapatkan pilot yang baik dan penerbangan yang menyenangkan.)

(Conversation Audio)

Continue reading

Lesson 1 – My Name Is Bond, James Bond

Jabat tangan erat yang kerap diikuti anggukan kepala penuh wibawa seolah menjadi pelengkap ucapannya saat memperkenalkan diri. Seorang karakter agen rahasia Inggris fenomenal berkode 007 yang ada dalam cerita fiksi karya Ian Fleming.

Pria tegap bersorot mata tajam tersebut seolah membius kita di tiap aksi yang dilakoninya. Misi demi misi dilaluinya demi menuntaskan tugas negara.

belajar bahasa inggris my name isSatu persatu musuh dilibasnya dengan tangan dingin. Jagoan yang lazim didampingi wanita-wanita cantik ini juga kerap beraksi mematikan meski tetap tampil elegan, lengkap dengan aksen British English-nya yang kental.

Bagi Anda penggemar akut film ber-genre action tentunya sudah tak asing lagi mendengar namanya – dan sebaris ucapannya yang mendunia:

“My name is Bond, James Bond.”

Kalimat itu seakan menjadi maskot verbal film-film yang sampai sekarang masih diproduksi tersebut. Salah satunya berikut ini. Sedikit bagian script yang saya cuplik dari film James Bond – Thunderball (1965):

Fiona: What’s your name?
Bond: My name is Bond, James Bond.
Fiona: Fiona Volpe.
Bond: Fly here often?
Fiona: Do I make you nervous?
Bond: No. It’s just that I have no desire to be… capsized twice in one night.
Fiona: Well, at least you won’t have to… swim ashore. Have you been here before, Mr. Bond?
Bond: No, I haven’t. But, uh, this *is* the road to Nassau?
Fiona: Yes… Eventually.

Sir, Sir, sebentar. Kalimat yang pertama sampai ketiga saya masih ngerti. Ngomongin nama to? Lha yang seterusnya itu saya ndak mudeng.alias ndak paham blas ^ ^7

Ya, santai saja mas. Sudah saya duga kok, hehehe.

Jangankan film James Bond. Lha wong nonton film kartun Disney saja Anda milih baca subtitle-nya. Lebih enak ya. Ndak perlu susah-susah mendengarkan omong-omongnya, apalagi berusaha menerjemahkan. Ya toh? Silakan ngaku. 😀

But it’s fine. No problem. Anda sudah di sini. Berarti Anda PENGEN LEBIH NGERTI. Pengen naik kelas. Bener?

Bener, Sir. Soalnya bahasa Inggris kan susah! Saya ngertinya cuma ‘What’s your name?‘ sama ‘My name is…’ aja. ^ ^

Hmm…….

Ya, mungkin itu adalah secuil alasan yang cukup banyak dijumpai di masyarakat kita. Ketika ditanya apakah bisa berbahasa Inggris, jawabnya ya seperti itu tadi. Cuma bisa tanya jawab nama. Atau mungkin agak lebih cetar seperti: ‘thank you’, ‘good morning’, dan ‘please sit down’. ^ ^

Tapi ndak apa-apa. Lebih baik daripada tidak sama sekali kan? Modal Anda untuk berbahasa Inggris sudah ada. Paling tidak, bisa bertanya dan ditanyai nama. Sudah bisa BERINTERAKSI satu sama lain.

Namun..

Apakah cukup sampai disitu?

Tidakkah Anda ingin lebih jauh lagi? Maksud saya, Anda pasti ingin bercakap-cakap lebih banyak, lebih berbobot, lebih ngalor-ngidul, dengan orang yang Anda ajak ngomong itu. Tak masalah apakah dia orang bule atau sekedar kawan seperjuangan yang sama-sama pengen fluent kemampuan bahasa Inggrisnya.

Saya yakin Anda setuju.

Pembelajar bahasa Inggris yang baik,

Di sini saya ingin berbagi. Share ilmu dan manfaat. Karena dengan begitu saya juga belajar. Dengan menuangkan apa yang sudah ada di kepala saya dan kemudian men-transfernya ke Anda membuat saya harus terus mengulik tambahan knowledge dan informasi baru. Meng-update secara berkala kembali apa yang mungkin sudah ditambah dan diperbarui oleh para master dan profesor pembelajaran bahasa. Khususnya bahasa Inggris.

Saya belajar, Anda belajar. Sebuah collaborative learning yang menjadi pondasi kita sekarang ini.

So, are you ready?

Saya yakin siap. Sesiap saya.

Ditemani secangkir cappuccino dan satu unit laptop jadul di sebuah sudut café, saya mengawali tulisan ini dengan topik yang sudah membumi. Yang lumrah dipelajari saat seseorang bertemu orang lainnya. Apa itu? Kenalan.

Ketika pertama kali berkenalan dengan orang lain, lazimnya kita menanyakan NAMA-nya dan DARIMANA dia berasal. Ya, sama seperti di Indonesia memang.

Di negara tercinta ini, jika kita ingin tahu nama seseorang, biasanya kita tanya begini: ‘Siapa namamu?’ atau ‘Siapa nama Anda?’ Benar ya?!

Terlepas dari benar tidaknya pemakaian kata ‘Siapa’ (atau seharusnya ‘Apa’) di sini, dalam bahasa Inggris yang dipakai adalah Apa nama kamu? –> What is your name? atau umum dipendekkan: What’s your name?

Terus, menjawabnya gimana Sir?

Gampang. Respon saja dengan: ‘My name is Badrun.’ (Namaku Badrun – misalnya)

Jadi untuk tanya jawabnya gini mas:

What’s your name?”

“My name is Badrun.”

 

Jelas?

Sip! Oke, setelah paham cara menanyakan dan menjawab nama, berikutnya kita perdalam lebih komplit lagi, lebih cetar, termasuk SALAM dan MENYAPA orang lain.

Oya, dalam panduan belajar bahasa Inggris cepat ini saya juga menyertakan ilustrasi di beberapa bab tentang trip seorang anak muda lokal dari Indonesia yang bernama Adam dan kawan-kawan barunya. Mereka akan menjadi karakter-karakter yang turut mendukung panduan belajar bahasa Inggris ini.

Very well. Sekarang simak percakapan berikut ketika Adam bertemu pertama kali dengan dua orang bule Sophie dan David di Bandara Juanda Surabaya.

belajar bahasa inggris cepat

 

  • Adam: Hi, I’m Adam. What’s your name? (Hai, aku Adam. Siapa namamu?)
  • Sophie: ‘Hi, my name’s Sophie.(Hai, namaku Sophie.)
  • David: ‘Hello, I’m David. Nice to meet you, Adam.’ (Halo, aku David. Senang bertemu kamu Adam.)
  • Adam: ‘Glad to meet you, too.‘  (Senang bertemu kalian juga.) –> Catatan: ‘You‘ dalam bahasa Inggris bisa bermakna ‘kamu/Anda’ atau bisa juga ‘kalian’.

Anda lihat kata-kata yang saya beri warna biru di atas ya. Itu contoh greeting (sapaan) sederhana. Selain itu ada juga percakapan bertanya dan menjawab nama.

Nah, sekarang tugas Anda: Baca dan tirukan percakapan di atas BERULANG-ULANG. Dan BERSUARA. Lantang kalau bisa. Lebih bagus.

Anda sekaligus berperan menjadi ketiga karakter di atas. Bergantian. Dan akan lebih tokcer lagi kalau Anda MEMPERAGAKANNYA. Nanti di Lesson 3 kita ulas lebih lengkap teknik ini.

Waduh, Sir. Nanti aja ya memperagakannya. Saya nyari ide dulu.. ^ ^

Oalah le..le.., belum apa-apa sudah kebanyakan alasan. Anda mau jago ngomong Inggris ndak??

OK OK, Sir. Siapp!!!

Good! Then do it!… Lakukan seperti contoh di atas. Tirukan. Sudah?… OK, lanjut.

Saya mau kasih Anda bekal dulu. Bekal kosakata atau ‘vocabularies’ bahasa Inggrisnya. Untuk bisa fasih ngomong, awalnya Anda wajib punya sangu ini. Layaknya seorang bayi. Tugas Anda adalah menghapalkan. Dan LATIHAN.


Vocabularies (kosakata) – Hapalkan dan (sebisa mungkin) peragakan:

Berikut beberapa contoh GREETING (sapaan) untuk MENYAPA orang:

  • Hi (Hai)
  • Hello (Halo)
  • Good morning (Selamat pagi)
  • Good afternoon (Selamat siang)
  • Good evening (Selamat sore/malam –> dipakai saat bertemu | Sedangkan ‘Good night dipakai saat berpisah). Untuk lebih jelas tentang hal ini silakan klik topik Good Evening VS Good Night’.
  • Nice to meet you (Senang bertemu kamu/Anda)
  • Glad to meet you (Senang bertemu kamu/Anda)

belajar bahasa inggrisApakah greeting cuma itu, Sir?

No. Ada beberapa lagi sebenarnya. Sementara untuk saat ini Anda hapalkan yang saya tulis di atas. Tapi kalau Anda termasuk super learner dan sanggup menghapal jauh lebih banyak lagi, silakan simak ulasan greeting yang lebih lengkap di sini.

Well.., bagaimana mas mbak? Sudah paham ya? Mudah sekali.

Beres. Kita bisa lanjutkan lagi belajar bahasa Inggrisnya. Yuk intip lagi percakapan selanjutnya antara Adam dengan Sophie dan David.

  • Adam: ‘How are you?(Apa kabar?)
  • Sophie: ‘I’m fine, thanks.(Saya baik, terimakasih.)
  • David: ‘Great. Thank you.(Baik sekali. Terimakasih.)
  • Adam: ‘Where are you from?(Darimana kalian berasal?)
  • David: ‘We’re from California. Sophie is my sister.’ (Kami dari California. Sophie adalah adik perempuanku.)
  • Sophie: ‘We want to go to Bali.(Kami ingin pergi ke Bali.)
  • Adam: ‘Oh me, too. Okay, see you there.(Oh saya juga. Oke, sampai ketemu kalian di sana.)
  • Sophie: ‘Good-bye.(Selamat tinggal.)
  • David: ‘Bye-bye, Adam. See you.(Selamat tinggal, Adam. Sampai jumpa.)

Percakapan di atas terlihat lebih variatif. Walau fokus Anda saat ini ada di greeting, simak juga kalimat-kalimat lainnya. Selain greeting, disitu saya tambahkan tentang bertanya dan menjawab tempat asal serta ekspresi berpisah. Ucapan-ucapan yang lazim dilontarkan saat berkenalan.


Vocabularies (kosakata) Tambahan:

Beberapa contoh ekspresi kabar:

  • How are you? / How’s everything? / How’s it going? (Bagaimana kabarmu?)
  • Fine (Baik)
  • Great (Baik sekali)
  • Not bad (Tidak buruk/lumayan)
  • So-so (Biasa saja)

Beberapa contoh bertanya dan menjawab tentang kota atau negara asal:

  • Where are you from? (Darimana Anda berasal?)
  • I’m from Indonesia. (Saya dari Indonesia)
  • I”m from Jakarta. (Saya dari Jakarta)
  • We’re from Singapore. (Kami dari Singapura)

Beberapa contoh ekspresi berpisah:

  • Good-bye (Selamat tinggal)
  • Bye-bye (Selamat tinggal)
  • Bye (Selamat tinggal)
  • See you (Sampai jumpa)
  • See you later (Sampai jumpa nanti)
  • See you tomorrow (Sampai jumpa besok)
  • See you there (Sampai jumpa di sana)
  • Take care (Jaga diri/hati-hati)

what's your name?

Sekarang yang paling penting: PRAKTEK.

Misalnya nama Anda Badrun dan sedang jalan-jalan di kota Yogyakarta. Lalu tak sengaja melihat seorang bule cantik di keraton Jogja (usahakan yang jalan sendirian – jangan yang ada cowoknya, hehe). Ceritanya Anda pengen kenalan. Nah, berikut saya beri contoh memulai ngobrolnya:

Anda: “Hi, how are you?”

Bule: “Fine.”

Anda: “My name is Badrun. What’s your name?”

Bule: “My name’s Olivia.”

Anda: “Where are you from?”

Bule: “Australia.”

Anda: “OK, nice to meet you, Olivia. Thank you and enjoy Jogja.”

Bule: “Thanks.”

Segitu aja, Sir??

Ya, iya. Segitu dulu. Kan Anda baru belajar greeting dan nama. Lah kalau bule-nya nanya macem-macem Anda bisa jawab??

belajar bahasa inggris

Kalau sukses, cari bule lain. Kenalan lagi. Gak harus cewek ya. Ganti cowok. Harapannya Anda akan lebih BERANI. Lebih PeDe. Sekaligus belajar pronunciation (pelafalan) dan mengasah skill listening Anda. Coba variasikan dengan greeting yang lain sampai terpatri permanen di otak Anda. Sanggup??

OK, sampai di sini saya yakin Anda sekarang pasti sudah lebih percaya diri kenalan sama bule. Ingat: PRAKTEK LANGSUNG memberi hasil yang makin cetar membahana!

One day one lesson. Satu hari satu pelajaran. Lakukan rutin. 30-60 menit saja cukup. And then PRACTICE. Berlatih. Diulang terus dan terus. Pasti bisa. Kuncinya cuma satu: KONSISTEN!

Bahasa Inggris ndak susah-susah amat. Mudah. Yang penting kemauan Anda kuat. Tidak hanya di awal, tapi terus konsisten sampai pada titik Anda akan bilang sendiri: ‘Eh, ternyata aku bisa ya!’

Saya yakin, andai pak James Bond tau kegigihan Anda belajar yang sekeras karang ini, pasti seketika ia akan mendatangi Anda, mengulurkan tangannya seraya berujar:

“My name is Bond, James Bond. What’s yours?” (Silakan jawab dengan nama Anda)

Sebagai penutup silakan simak video belajar bahasa Inggris berikut dari Maple Leaf tentang ‘What’s your name?‘.

Dan tentang ‘Greeting


Time to PRACTICE!

Complete the conversation below. (Lengkapi percakapan di bawah ini.)

  • A: Hi!

  • B: ……………………………………………….

  • A: ………………………………………………. ?

  • B: I’m fine, thanks.

  • A: ………………………………………………. ?

  • B: My name’s Sarah.  ………………………………………………. ?

  • A: My name’s Hanson.  ………………………………………………. ?

  • B: I’m from Jakarta, Indonesia.

  • A: ……………………………………………….

  • B: Nice to meet you, too. Bye!

  • A: ……………………………………………….

error: Content is protected !!