Passive Voice

Passive voice dalam bahasa Indonesia disebut KALIMAT PASIF. Anda tentu telah mengenal kalimat pasif, kan? Di bangku sekolah dasar, kita sudah dikenalkan bahwa kalimat pasif adalah kebalikan dari kalimat aktif.

Contoh kalimat aktif: "Roger menelepon Sandra."

Kalimat pasifnya: "Sandra ditelepon Roger."

Nah, masih ingat ya?!

passive voicePassive voice berfungsi mengungkapkan obyek yang dikenai tindakan. Terkadang, passive voice juga digunakan apabila Anda tidak tahu atau tidak ingin mengungkapkan siapa yang bertindak sebagai subyek atau yang mengerjakan suatu tindakan.

Contohnya begini:

  • This laptop is used by all family members. (Laptop ini dipakai oleh seluruh anggota keluarga)
  • Our house was built in 2015. (Rumah kami dibangun tahun 2015)
  • The meeting room is being prepared. (Ruang meetingnya sedang dipersiapkan)
  • The test has been cancelled. (Tesnya telah dibatalkan)

Untuk belajar passive voice, tentunya akan lebih maksimal jika Anda telah belajar verb tenses terlebih dahulu. Oh ya, KERANGKA UTAMA alias RUMUS DASAR passive voice yang perlu Anda pahami adalah:

O+be+V3

Pada pengaplikasiannya, passive voice pada satu tenses tentu berbeda dengan tenses lain. Untuk lebih memudahkan, yuk simak tabel berikut:

TENSES
ACTIVE PASSIVE
Simple Present S+V1+O

Most cars dispose of waste materials everyday.

O+be+V3

Waste of materials are disposed everyday by most cars.

Simple Past S+V2+O

He bought a bucket of rose yesterday.

O+be+V3

A bucket of rose was bought by him yesterday.

Simple Future S+will+V1

The director will sign the contract tomorrow.

O+will be+V3

The contract will be signed by the director tomorrow.

Present Progressive S+be+V.ing

Someone is sending the document right now.

O+be+being+V3

The document is being sent right now.

Past Progressive S+be+V.ing

When I got home, Sally was washing our cat.

O+be+being+V3

Our cat was being washed by Sally, when I got home.

Future Progressive S+will be+V.ing

Mr Daud will be buying a train ticket tomorrow at 9AM.

O+will be+being+V3

A train ticket will be being bought by Mr Daud tomorrow at 9AM.

Present Perfect S+has/have+V3

Johny has written a letter.

O+has/have been+V3

A letter has been written by Johny.

Past Perfect S+had+V3

The bomb had killed hundreds of people.

O+had been+V3

Hundreds of people had been killed by the bomb.

Future Perferct S+will have+V3

Yana will have cleaned the dishes by this time tomorrow.

O+will have+been+V3

The dishes will have been cleaned by Yana by this time tomorrow.

Present Perfect Progressive S+has/have+been+V.ing

He has been looking for a wedding ring since yesterday.

O+have/has+been+being+V3

A wedding ring has been being looked for by him since yesterday.

Past Perfect Progressive S+had+been+V.ing

He had been painting cars for two hours when it began to rain.

O+had+been+being+V3

Cars had been being painted for two hours, when it began to rain.

Future Perfect Progressive S+will+have+been+V.ing

I will have been learning English for ten years when I finish this course.

O+will+have+been+being+V3

English will have been being learned by me for ten years when I finish this course.

Waduhh, susah amat yak?! Ah, tidak juga. Anda tidak disarankan menghafal semua rumusnya, tapi memahami. Sekali lagi ME-MA-HA-MI.

Pahami konsep dasarnya agar Anda bisa lebih mudah dalam membuat passive voice.

Biasanya, ketika dihadapkan pada soal yang memerintahkan Anda untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif, Anda akan bingung apa yang pertama Anda harus lakukan karena Anda sendiri tidak hafal rumusnya.

TENANG SAJA!

Anda bisa membuat cara atau trik sendiri yang menurut Anda mudah sejauh itu tidak melenceng dari rumus sebenarnya.

Misalnya, Anda membuat langkah-langkah mengubah kalimat aktif atau active voice menjadi kalimat pasif atau passive voice seperti ini;

  1. Ubah obyek menjadi subyek, dan sebaliknya.
  2. Lihat tenses apa yang digunakan.
  3. Tentukan “be” apa yang sesuai dengan obyek yang telah menjadi subyek (apakah “bepresent (is, am , are) atau “bepast (was, were), dan apakah tunggal atau jamak).
  4. Ubah apapun verb (kata kerja) dalam kalimat aktif tersebut menjadi verb bentuk ketiga (V3) tentunya dengan memperhatikan pelengkap kata kerja tersebut misal ada has/have/had, will, dsb).
  5. Tambahkan “by...” (setelah by, diisi dengan subyek pada kalimat aktif, jika memang ada).

Selain menggunakan aturan tenses yang dipasifkan, passive voice juga bisa dibentuk dengan infinitive dan gerund.

Passive voice with infinitives

  • Nadine wants to be invited to the party.
  • Her mother must be worried.

Passive voice with gerunds

  • They forget being helped by him.
  • My wife is very excited about being taken to the fancy restaurant.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *