Belajar Bahasa Inggris

Sampai di level ini Anda telah menyelesaikan 6 pelajaran sebelumnya. Waktunya untuk me-review apa yang sudah Anda kuasai.

Pembelajar bahasa Inggris yang baik,

review belajar bahasa inggrisSaya sarankan Anda untuk membaca keras-keras (selama tidak mengganggu sekitar Anda lho ya) pertanyaan dan percakapan di bawah ini sekaligus menjawabnya.

Kalau Anda mau menuliskan jawabannya di kertas, silakan. Tapi saya sarankan Anda untuk membaca dan menjawab secara langsung dengan suara terlebih dahulu. Karena tujuan utama Anda adalah mampu berbicara dan bercakap-cakap dalam bahasa Inggris, kan?

Khusus untuk soal percakapan antara dua orang, Anda bisa beradegan menjadi keduanya.

Now, let's begin.

...continue reading

1 Comment

Setelah satu jam penerbangan, sampailah pesawat yang ditumpangi Budi, Sophie dan David ke tujuan mereka yaitu pulau Bali.

Di area kedatangan mereka pun bersiap untuk berpisah.

  • Budi: 'Okay David, Sophie, see you again.'
  • Sophy: 'See you again, Budi. Very nice to meet you.'
  • Budi: 'Very nice to meet you all, too.'

Kemudian Sophy bergegas ke toilet.

  • David: 'By the way, what's your phone number, Budi? Maybe we can meet again next time.' (Ngomong-ngomong, berapa nomor teleponmu, Budi? Mungkin kita bisa ketemu lagi lain kali.)
  • Budi: 'Oh, sure. My phone number is 081217273077.' What's your phone number? (Oh, tentu. Nomor teleponku 0812 1727 3077)
  • David: 'Thanks. My phone number is 085854862005.'
  • Budi: 'Sorry, can you repeat?' (Maaf, bisakah kamu ulangi?)
  • David: 'Okay. It's zero-eight-five, eight-five, four-eight-six, two-zero-zero-five.'
  • Budi: 'And Sophie's? What's her phone number?
  • David: 'Her phone number is 082228112393 .'
  • Budi: 'Thanks, David. Good-bye.'
  • David: 'Bye.'

cardinal and ordinal numbersPembaca yang baik,

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak lepas dari angka. Entah itu nomor telepon, nomor rumah, jumlah uang, dan lain sebagainya. Benar, ya?

Nah, kali ini kita akan mempelajari angka atau bilangan yang ada dalam bahasa Inggris.

Perhatikan...

...continue reading

Pelajaran kali ini masih tentang Budi, David dan Sophie yang berada dalam satu pesawat terbang. Masih ingat, kan?

possessive adjectivesTak disangka-sangka di dalam pesawat tersebut Budi bertemu dengan Peter, tetangganya.

  • Peter: 'Budi, hi, what a surprise to see you here!' (Budi, hai, sungguh sebuah kejutan melihatmu di sini!)
  • Budi: 'Oh, hi Peter. Glad to see you.' (Oh, hai Peter. Senang bertemu kamu.)
  • Peter: 'Glad to see you, too. Are you alone?' (Senang bertemu kamu juga. Apakah kamu sendirian?)
  • Budi: 'Yes, I am. But I have new friends.' (Ya, benar. Tapi aku punya teman-teman baru.) Kemudian Budi memperkenalkan Peter kepada David dan Sophie.
  • Budi: 'Peter, this is Sophie and this is her brother David. They are my new friends.' (Peter, ini Sophie dan ini kakaknya, David. Mereka teman-teman baruku.)
  • Peter: 'Hello, nice to meet you Sophie, and nice to meet you David.' (Halo, senang bertemu kamu Sophie dan senang bertemu kamu David.)
  • David & Sophie: 'Nice to meet you, too Peter.' (Senang bertemu kamu juga, Peter.)
  • Budi: 'Peter is my neighbor.' (Peter tetanggaku.)
  • Sophie: 'Your neighbor?' Oh, what a nice coincidence.' (Tetanggamu? Oh, sungguh sebuah kebetulan yang menyenangkan.)
  • Budi: 'Yes, it is. By the way, Peter is a great singer. His voice is awesome.' (Ya, memang. Ngomong-ngomong, Peter seorang penyanyi hebat. Suaranya keren.)
  • David: 'Wow. That's great. Our hobby is listening to music. Maybe you can sing for us.' (Wow, hebat. Hobi kami mendengarkan musik. Mungkin kamu bisa bernyanyi untuk kami.)
  • Peter: 'Hahaha, sure. Maybe next time.' (Hahaha, tentu. Mungkin lain kali.)

...continue reading

Hi there! Good to see you again. How're you?

Pembelajar bahasa Inggris yang baik,

Di lesson 4 ini kita akan mempelajari tentang English Alphabet alias abjad kalau dalam bahasa Indonesia.

Lho, kok tidak diberikan di Lesson 1, Sir? Kok baru di Lesson 4?

Begini,

Ketika bayi beranjak dewasa, mereka memulai berkomunikasi dengan mendengar terlebih dahulu. Benar ya? Setelah itu mereka belajar menirukan alias berbicara. Nah, setelah mereka mampu barulah ada tahapan mengenal huruf alias mulai belajar membaca.

Kita coba menirukan tahapan di atas. Lagipula kalau saya berikan pelajaran alphabet ini di awal mungkin Anda cepat bosan,  hehe...

...continue reading